You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
100 Peserta Ikuti Pelatihan Mitigasi Tanggap Darurat Oleh PMI Jaksel
photo Tiyo Surya Sakti - Beritajakarta.id

PMI Jaksel Beri Pelatihan Kondisi Darurat Kebencanaan

Sebanyak 100 peserta mengikuti pelatihan mitigasi tanggap darurat bencana dan penanganan kegawatdaruratan yang diselenggarakan Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Selatan di Politeknik Negeri Jakarta.

"Meningkatkan kesiapsiagaan"

Ketua PMI Jakarta Selatan, Mundari mengatakan, kegiatan ini diadakan untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai situasi darurat melalui kombinasi pembelajaran teori dan simulasi lapangan.

Pelatihan Pemulasaraan Jenazah di PMI Jaksel Diikuti 65 Peserta

"Pelatihan ini kita lakukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan para peserta terkait kondisi darurat yang kapan saja dan di mana pun bisa terjadi," ujarnya, Kamis (9/7).

Mundari menjelaskan, dalam pelatihan tersebut peserta mendapatkan berbagai materi penting, mulai dari mitigasi bencana, pertolongan pertama, assessment korban, triase, evakuasi gedung, penanganan kebakaran tahap awal, sistem komando penanganan darurat, hingga simulasi penanganan korban massal.

"Selain penguasaan teknik penyelamatan, peserta juga dibekali kemampuan membangun koordinasi yang efektif antaranggota tim tanggap darurat," terangnya.

Menurutnya, koordinasi yang baik menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam proses penyelamatan sehingga setiap tindakan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terarah.

"Kita juga ajarkan mereka cara koordinasi antar tim tanggap darurat yang benar. Hal itu supaya tidak ada kesalahan saat penanganan ataupun saat proses pertolongan," ungkapnya.

Ia menambahkan, pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen PMI Jakarta Selatan dalam membangun budaya safety awareness, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, sekaligus memperkuat sistem kesiapsiagaan bencana di lingkungan kerja maupun institusi pendidikan.

"Mudah-mudahan ilmu yang kami sampaikan dan ajarkan kepada mereka nanti dapat diterapkan dengan baik. Intinya, jangan ada kepanikan saat semua proses itu berlangsung," ucapnya.

Sementara itu, salah seorang peserta, Andy Gumelar menuturkan, pelatihan yang diikuti memberikan pengalaman yang sangat bermanfaat karena materi yang disampaikan dipadukan dengan praktik yang menyerupai kondisi nyata di lapangan.

"Materinya lengkap, kami diajarkannya juga sangat detail. Semoga saja nantinya apabila ada kebencanaan kami dapat menerapkannya dengan baik," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

    access_time28-07-2026 remove_red_eye9097 personAnita Karyati
  2. 14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

    access_time28-07-2026 remove_red_eye3500 personNurito
  3. Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

    access_time31-07-2026 remove_red_eye2911 personNurito
  4. Syafrin Tinjau Lokbin Pasar Minggu

    access_time27-07-2026 remove_red_eye2699 personTiyo Surya Sakti
  5. MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

    access_time29-07-2026 remove_red_eye1770 personAldi Geri Lumban Tobing